Siksaan Pembungaan

Pak Professor Iswandi yg penuh Perhatian, Perbolehkan saya menjawab dengan versi Pawitan yg mengendepankan kesedehanaan dalam berfikir dan bertindak (ceeillaah!! ) Rasanya “siksa menyiksa” fdi dunia Fana ini sudah menjadi sunnatullah bagi semua mahluknya. Kalo didalam Budha/Hindu ada Karma dan Asa. Begitu juga dalam pepatah minang : berakit rakit ke hulu, berenang ketepian, beresakit dahulu, bersenang kemudian. Pohon buah yang sudah besar dan sulit berbuah,,maka jaman dulu(sekarang lebih lebih yaw) digores-gores batangnya dan waktu gerhana juga di pukul2 batang pohonnya, dan itu juga ‘siksaan” kalo kita mau mellihatnya sebagai siksaan. Tapi ada juga sudut pandang yang mengatakan itu ‘membangkitkan’ potensi. Kalau Apel atau Anggur dan banyak tanaman juga harus di prunning/pangkas, supaya segera mengeluarkan tunas baru (dipandang sebagai usaha regenerasi karena ‘induknya tersiksa’) dan ditunas barulah itu ada calon buah yg mengandung ‘keturunan” alias biji untuk regenerasinya.

This content is restricted to site members. If you are an existing user, please login. New users may register below.

New Users Registration

Choose a Username *
 
First Name:*
Last Name:*
Address 1:*
Address 2:
City:*
State:*
Zip:*
Country:*
Day Phone:*
Email:*
 
    
  * Required field
  Powered by WP-Members

Comments are closed.

AGH442
Tanaman Buah (AGH442) adalah mata kuliah "pilihan dalam departemen" Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Winarso D Widodo, Roedhy Poerwanto, Ketty Suketi, Adiwirman, Ani Kurniawati.
Login Status

    You are not currently logged in.

    Username

    Password

free counters
Dahsyat
Bagaimana mengubah pergaulan menjadi asset dan MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Mari segera bergabung...!!!